Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Wednesday, September 5, 2018

OK OCE Mart Disebut Sepi, Begini Tanggapan Anies


Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan santai menanggapi OK OCE Mart yang disebut sepi pembeli. Anies mengatakan, usaha lain juga mengalami pasang surut, termasuk usaha online. 

SITUS RESMI JUDI BOLA

"Usaha online juga banyak yang tutup dan banyak yang buka. Usaha ya usaha saja, mengikuti nature bisnis," ujar Anies, di Hotel Aryaduta, Selasa (4/9/2018). 

Anies mengatakan, sampai saat ini, program OK OCE di Pemprov DKI masih dibantu Perkumpulan Gerakan OK OCE yang dipimpin Faransyah Jaya. 

Dia memastikan, program kewirausahaan masih menjadi salah satu fokus Pemprov DKI. "Karena ini adalah kota jasa yang peluang usahanya banyak, yang dibutuhkan adalah program yang terencana, berhasil di sebuah komunitas, lalu dari situ baru digandakan. Jadi, kita akan terus," kata dia. 

BANDAR RESMI BOLA TERPERCAYA

Adapun, OK OCE Mart di sejumlah wilayah seperti di Kalibata dan di Cikajang terpantau sepi pembeli. OK OCE Mart ternyata tak berada di bawah binaan OK OCE. Sehingga, Ketua Perkumpulan Gerakan OK OCE (PGO) Faransyah Jaya mengaku tak mengetahui soal lesunya operasional OK OCE Mart di Jalan Warung Jati Barat maupun di Jalan Cikajang.

"Seperti kita tahu, ini produk kampanye," kata Faran, saat dihubungi Kompas.com, Senin kemarin. Berdasarkan data Kompas.com, OK OCE Mart di Jalan Cikajang yang pertama didirikan pada April 2017. 

Toko swalayan ini didirikan hasil patungan para pendukung Anies-Sandi di Pilkada. OK OCE Mart itu berbentuk kontainer dan berdiri di atas kantor milik Alex Asmasoebrata. Ketika Anies-Sandi menang, Gerakan OK OCE berdiri dan menjadi perpanjangan tangan Pemprov DKI untuk membina warga DKI yang ingin membuka usaha. 

SITUS RESMI BANDAR BOLA

"Terus karena pemilik brand bukan kami, kami sudah minta dari dulu brand digabung saja. Tapi, mereka belum bersedia karena salah satu syarat harus ngambil produk PD Pasar Jaya," kata Faran.

Sunday, September 2, 2018

Prabowo Geram Deklarasi #2019GantiPresiden Ditolak Dimana-mana


Aksi penolakan terhadap gerakan #2019GantiPresiden masih menuai kritik dari sejumlah pihak. Salah satu yang kecewa atas penolakan itu adalah Prabowo Subianto.

SITUS RESMI JUDI BOLA

Bakal calon presiden penantang petahana itu menilai, aksi penolakan terhadap gerakan #2019GantiPresiden menciderai demokrasi. Menurut Prabowo, tidak semestinya gerakan aspirasi semacam itu dihalang-halangi.

"Keadaan demokrasi juga terancam. Kebebasan berpendapat, kebebasan berhimpun, berserikat. Sekarang ada emak-emak mau deklarasi diusir dari negaranya sendiri," kata Prabowo di Jakarta, Sabtu (1/9).

BANDAR RESMI BOLA TERPERCAYA

Ketua Umum Partai Gerindra itu menjelaskan, situasi seperti ini bukanlah keadaan yang diimpikan terjadi di Indonesia. Sesuai prinsip berdemokrasi, setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan pendapat di depan umum.

"Apakah republik ini yang kita cita-citakan? Apakah republik ini yang dicita-citakan pendiri bangsa ini? Apakah republik seperti ini yang mereka perjuangankan, oleh pahlawan-pahlawan yang gugur? Bukan republik ini yang kita inginkan," jelasnya.

SITUS RESMI BANDAR BOLA

Mantan Danjen Kopassus itu pun berharap agar aparat penegak hukum tidak digunakan sebagai alat kepentingan kelompok tertentu. Mereka diminta kembali ke fungsi semestinya sebagai pengayom masyarakat.

"Kita sangat prihatin kalau aparat-aparat negara milik negara, milik bangsa, kalau alat negara tidak mengerti, melindungi rakyat Indonesia. Bukan menjadi alat suatu golongan. Itu pelanggaran UUD. Kalau dibiarkan, sejarah manusia mengatakan bahwa rakyat tidak akan terima," pungkas Prabowo.

Saturday, September 1, 2018

Siapa Cawagub Idaman Anies?


Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku belum mendapatkan informasi mengenai sosok cawagub DKI pengganti Sandiaga Uno. Dia mengaku tidak memiliki kriteria khusus untuk itu.

SITUS RESMI JUDI BOLA

Anies Baswedan mempercayakan semuanya kepada Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai partai pengusung di Pilkada DKI 2017.

"Saya percaya partai pasti mengusulkan orang-orang yang matang. Yang siap untuk bekerja bersama Pemprov dan saya siap-siap saja," kata Anies di Velodrome Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (31/8/2018).

BANDAR RESMI BOLA TERPERCAYA

Kendati begitu, dia menyebut nantinya kedua partai pengusung juga akan memberikan beberapa nama calon wagub sebelum diajukan ke DPRD DKI. "Sebetulnya dalam kenyaataannya sebeum mereka menuliskan nama, pasti tanya, pasti ngobrol. Iyalah, kita bukan seperti satu di negara, nggak kan kita ketemu sering," papar dia.

Anies membeberkan kedua partai hingga saat ini memang belum menemukan sosok yang tepat. Sebab masih berkonsentrasi untuk proses Pilpres 2019. "Mereka pun juga masih konsentrasi dengan proses pilpres. Masih banyak, begitu surat dari presiden turun pasti ngobrol," jelasnya.

SITUS RESMI BANDAR BOLA

Sebelumnya, Sandiaga Uno mengudurkan diri sebagai wakil gubernur DKI Jakarta guna mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Pilpres 2019. Keduanya mendaftarkan diri ke KPU RI pada, Jumat 10 Agustus 2018.


Friday, August 31, 2018

Bonus Asian Games 2018 Cair Pekan Depan


Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi berjanji bonus atlet peraih medali di Asian Games 2018 akan cair pada pekan depan. 

SITUS RESMI JUDI BOLA

Janji Menpora itu merespons instruksi Presiden Joko Widodo yang meminta bonus diberikan secepat mungkin sebelum keringat para atlet mengering. Menurut Jokowi, langkah itu sebagai wujud apresiasi negara terhadap atlet berprestasi. 

Hingga Jumat (31/8/2018) siang, Indonesia telah mengoleksi 30 medali emas, 23 perak, dan 37 perunggu. Pencapaian kontingen Indonesia melebihi target dari pemerintah. 

Seperti diketahui kontingen Indonesia hanya ditarget 16 medali emas, serta finis di posisi 10 besar. Saat ini, Indonesia untuk sementara menempati peringkat keempat, di bawah China, Jepang, dan Korea Selatan. 

"Biasanya dalam ajang multievent, seperti SEA Games, bonus dicairkan setelah seluruh rangkaian pertandingan hingga ASEAN Para Games selesai, yang kira-kira membutuhkan waktu kira-kira dua hingga tiga bulan," ungkap Imam dalam rilis kepada wartawan. 

BANDAR RESMI BOLA TERPERCAYA

"Namun, untuk Asian Games 2018 ini akan kami percepat, sesuai dengan instruksi dari Bapak Presiden Joko Widodo yang ingin bonus ini dicairkan sebelum keringat atlet mengering. Kami pastikan pekan depan bonus atlet peraih medali sudah cair, dan bonus ini diberikan baik bagi atlet maupun pelatih dan asisten pelatihnya," kata dia. 

Menurut Iman, peraih medali emas perorangan akan memperoleh bonus senilai Rp 1,5 miliar. Adapun untuk ganda/pasangan diganjar masing-masing Rp 1 miliar. Pemain di beregu akan mendapatkan masing-masing Rp 750 juta. 

Bonus untuk peraih perak perorangan senilai Rp 500 juta. Sedangkan perak untuk di nomor ganda, masing-masing atlet menerima Rp 400 juta, sedangkan beregu masing-masing mendapat Rp 300 juta. 

SITUS RESMI BANDAR BOLA

Penyumbang medali perunggu perorangan Asian Games 2018 akan memperoleh bonus senilai Rp 250 juta. Sedangkan perunggu untul nomor ganda memperoleh masing-masing Rp 200 juta, sedangkan beregu mendapat Rp 150 juta.   

Thursday, August 30, 2018

Anies Dianggap Tak Serius Urus Air Minum di Jakarta


Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali menerima kritikan atas keputusannya dalam memimpin Jakarta. Anies dianggap tak serius urus air minum di Jakarta.

SITUS RESMI JUDI BOLA

Ketakseriusan ini ditunjukkan setelah Anies menunjuk Priyatno Bambang sebagai Direktur Utama PD PAM Jaya. Arif Maulana, kuasa hukum Koalisi Masyarakat Menolak Swastanisasi Air Jakarta (KMMSAJ), mengungkapkan kekecewaan pihaknya atas keputusan tersebut.

“Keputusan memilih direktur dari PT Aetra Air Jakarta ini justru membuat kami ragu dengan komitmen Gubernur DKI. Jangan sampai komitmen Gubernur untuk melaksanakan putusan MA (Mahkamah Agung) mengambil alih pengelolaan air cuma tipu-tipu,” ujar Arif, seperti mengutip dari CNNIndonesia.com, Selasa (28/8).

Sebelumnya, Koalisi mendukung pencopotan Dirut PD PAM Jaya Erlan Hidayat. Koalisi menilai, Erlan tidak beritikad untuk menghentikan swastanisasi air. Nah, Dirut baru PD PAM Jaya ini juga dikhawatirkan tak bisa menyetop swastanisasi air.

BANDAR RESMI BOLA TERPERCAYA

Kekhawatiran ini bukan tanpa sebab. Pasalnya, Bambang telah bekerja selama 13 tahun di Aetra. Aetra inilah, bersama PT PAM Lyonnaise Jaya, menjadi pihak swasta yang mengelola air di Jakarta. Putusan MA sudah jelas. Pemprov DKI Jakarta diminta untuk mengembalikan pengelolaan air ke tangan pemerintah. Hal ini sesuai amanat Pasal 33 UUD 1945.

“Mestinya Gubernur memilih direktur yang clear dan punya komitmen untuk melaksanakan putusan MA dan MK (Mahkamah Konstitusi). Mengembalikan PAM sebagai pengelola air minum publik sesuai mandat konstitusi,” ujarnya.

Langkah selanjutnya yang bakal diambil oleh KMMSAJ adalah mendesak kembali Anies untuk serius membenahi pengelolaan air. Dalam waktu dekat, pihaknya akan mendatangi Balai Kota untuk melakukan aksi terkait desakan itu.

SITUS RESMI BANDAR BOLA

Per Jumat (24/8), Gubernur DKI Jakarta mencopot Erlan Hidayat sebagai Dirut PD PAM Jaya. Namun, sayangnya penunjukkan Bambang juga masih meragukan komitmen Anies.

Pada 2017 lalu, MA melalui Putisan MA No. 31K/Pdt/2017 tentang Penghentian Kebijakan Swastanisasi Air Minum di Provinsi Jakarta meminta Pemprov untuk mengembalikan pengelolaan air minum ke tangan pemerintah. MA menilai praktik swastanisasi air minum melanggar Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 1992 tentang Perusahaan Daerah Air Minum DKI Jakarta.

Tuesday, August 28, 2018

Era SBY Disebut Batasi Kebebasan, Ini Reaksi Demokrat


Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat, Imelda Sari, bereaksi atas kabar yang menyatakan era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membatasi kebebasan berekspresi.

SITUS RESMI JUDI BOLA

"Saat SBY memerintah tidak ada kebebasan berpendapat yang dibelenggu," kata Imelda dalam keterangan tertulis, Selasa (28/8/2018).

Ia mengatakan, SBY tidak pernah mempermasalahkan kritik yang disampaikan oleh masyarakat sepanjang memenuhi koridor hukum. "Demonstrasi zaman SBY tidak masalah. Ingatkah dulu September 2014 ada tagar #shameonyouSBY. Atas tagar tersebut sama sekali tidak ada tindakan represif," ujar dia.

BANDAR RESMI BOLA TERPERCAYA

Sebelumnya, Ketua DPP Nasdem Suryani menilai sikap pemerintahan Jokowi lebih bijak dibandingkan masa Presiden SBY dalam menghadapi aksi serupa yang dilakukan Neno Warisman.

"Neno dan kawan kawan beruntung, Pak Jokowi sangat baik dan bijak. Jika di zaman SBY pasti sudah ditangkap," katanya dalam pesan singkat, Senin, 27 Agustus 2018.

SITUS RESMI BANDAR BOLA

Faktanya sebaliknya, Imelda menilai rezim Jokowi-lah yang telah meneror warga negara yang ingin menggunakan kebebasan berpendapat .

"Uni Irma ini telah membuat pernyataan keliru yang bunyinya kalau di masa SBY akan ditangkap," kata dia.

Monday, August 27, 2018

Sandiaga: Saya Mohon Maaf Tak Bisa Tuntaskan Amanah 5 Tahun


Sandiaga Uno telah resmi mengundurkan diri dari Wakil Gubernur DKI Jakarta dengan membacakan surat pengunduran diri di hadapan anggota dewan di rapat paripurna DPRD DKI.

SITUS RESMI JUDI BOLA

Saat membacakan surat pengunduran diri, Sandiaga juga sempat meminta maaf karena tidak dapat menyelesaikan amanah selama lima tahun di Ibu Kota.

"Saya juga memohon maaf tidak bisa menuntaskan amanah lima tahun yang telah diberikan kepada saya. Tapi saya percaya Pak Anies dan wakil gubernur baru lebih mampu menuntaskan janji-janji kerja dan komitmen," ucap Sandiaga Uno di gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (28/8/2018).

BANDAR RESMI BOLA TERPERCAYA

Tak hanya itu, Sandiaga juga mengaku kehilangan momentum kerja keras membangun Jakarta bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Beberapa hari belakangan ini, saya sudah merasakan kehilangan yang luar biasa atas momen-momen bekerja keras bersama dengan Pak Gubernur Anies Baswedan," ucapnya.

Kendati begitu, dia meyakini meskipun tak lagi bekerja sama, nantinya ada jalan untuk bekerja saling beriringan.

SITUS RESMI BANDAR BOLA

"Meski kita tak lagi bekerja bersisian, Insyaallah pada saatnya Allah SWT akan tetap menautkan kita bersebelahan, sebagai kawan seiring," jelas Sandiaga.